Lebaran Di Kampung Orang

Lebaran ini kami sekeluarga tidak mudik ke kampung halaman kami di Jawa Timur. Ini adalah kali keempat kami merayakan lebaran di Makassar. Sedih tentu ada. Tetapi kami berusaha untuk tetap ceria demi anak-anak.

Ada beberapa hal yang biasa kami lakukan saat berlebaran di kampung orang ini. Tentu, lebaran bukan di kampung sendiri tak terlalu padat jadwal acaranya. Mengingat tak banyak handai taulan dan kerabat yang ada di kota ini. Inilah beberapa hal yang kami lakukan saat lebaran di kampung halaman orang :

1. Bersilaturahmi.
Berlebaran selalu identik dengan silaturahmi. Tak terkecuali jika berlebaran di kampung orang. Kami biasa bersilaturahmi ke tetangga, dan ke beberapa teman kantor yang kebetulan juga tak mudik ke kampung halamannya. Saling kunjung mengunjungi ini menjadi pengobat rindu keluarga di kampung halaman.

2. Beristirahat bersama keluarga.
Setelah acara silaturahmi, inilah yang biasa kami lakukan. Beristirahat di rumah bersama anak-anak. Inilah yang jarang terjadi ketika berlebaran di kampung sendiri. Biasanya jadwal silaturahmi ke kerabat padat merayap. Sampai-sampai tak sempat beriatirahat. Namun di kampung orang, jadwal kunjungan tak padat, sehingga kami bisa menyempatkan diri beristirahat dengan keluarga di rumah.

3. Berlibur.
Libur lebaran masih panjang, sementara sudah tak ada lagi jadwal kunjungan silaturahmi? Kami biasa memanfaatkan waktu untuk berlibur. Kota Makassar cukup lengang saat lebaran tiba. Membuat akses ke tempat-tempat liburan menjadi mudah dan cepat dijangkau.

4. Persiapan masuk kantor/sekolah.
Setelah libur panjang lebaran, tentu harus dipersiapkan untuk masuk kantor/ sekolah kembali. Selain menyiapkan mental, kami juga melakukan sedikit beres-beres terhadap perlengkapan kantor/ sekolah yang akan kami bawa untuk masuk kantor/ sekolah perdana setelah lebaran.

Begitulah sekelumit cerita kami yang tak mudik lebaran tahun ini. Kami ucapkan selamat berlebaran untuk teman-teman semua. Taqobbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin, semoga kita dipertemukan kembali dengan Bulan Ramadan tahun depan. Aamiin.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s